Kamis, 23 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Sikap Malaysia Sangat Provokatif di Final


Kemarin saya membeli sebuah media cetak nasional di Pontianak, dihalaman pertama ada berita yang cukup membuat saya sedikit terkejut dan memaksa saya untuk membaca berita yang dimuat di koran tersebut. Dalam berita tersebut disebutkan bahwa suporter Malaysia siap mengejek suporter timnas Indonesia saat laga final di Bukit Jalil Kuala Lumpur nanti. Selain itu suporter Malaysia siap mengejek lagu Indonesia Raya saat laga final leg pertama. Gila kan?

Sebagai warga negara yang cinta timnas tentu ancaman-ancaman suporter Malaysia sangat meresahkan. permasalahan ini tentu berawal dari sentimen politik yang belakangan terjadi antara Malaysia dan Indonesia. Kok bisa segitunya mengapa Malaysia selalu mencari gara-gara yang memancing emosi warga Indonesia. negeri yang berteman sejak jaman dahulu kala dan disebut negara serumpun ,padahal kalau kita lihat misalnya yang terkecil yaitu Siti Nurhaliza yang menjadi image warga baik Malaysia tapi kok spertinya berbalik 180 derajat dengan ulah Malaysia yang sering mencari masalah.

Dibilang tekanan dari pihak asing atau tekanan politik kedua negara serumpun ini tentu saja menurutku sebuah keputusan yang mengada-ngada, masa iya Malaysia sebegitunya, bawaannya lebay banget. Apalagi sekarang Malaysia dan Indonesia dihadapkan dengan perang nyata untuk mempertaruhkan nama bangsa yang dikemas secara apik dalam laga Final AFF 2010. Nggak taulah ye....yang pasti saya mendukung setengah mati timnas Indonesia menjadi juara AFF 2010 biar Malaysia itu tau rasa gimana sakitnya kekalahan.

Baru aku tahu sakit itu apa setelah kau taklukan aku di piala AFF
Itu lagu IDP yang aku ganti liriknya.... tahukan cara nyanyinya?
Rabu, 22 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Plis dong PSSI Turunin tu Harga Tiket,

Suer agak sedikit kecewa sama PSSI soalnya setelah Indonesia sukses masuk final AFF 2010 tiba-tiba harga tiketnya naik. Saya berada pulau diseberang yaitu di Kalimantan Barat dan tidak memiliki uang banyak untuk menonton langsung final AFF Indonesia Vs Malaysia di GBK tetapi saudara-saudara kita yang ada di Jakarta dan sekitarnya yang setia nonton di kursi tribun tentu ini sebuah kebijakan salah yang di ambil oleh PSSI, menurutku itu terlalu memberatkan bagi mereka yang nonton langsung di GBK. Harga tiket kursi teibun sebelumnya Rp. 50.000 dan dinaikan PSSI menjadi Rp. 75.000 sementara tiket VVIP dan VIP juga naik. Sistem tiket yang kemarin aja berantakan kok sekarang tambah ribet dengan naiknya harga tiket final AFF. Piye iki rek kok koyo ngene? Plis dong PSSI turunin tu harga tiket, kita-kita yang ada di daerah juga risih dengan kenaikan harga tiket ini. Saya bangga pada PSSI selama ini dengan kerja sama yang solid akhirnya timnas Indonesia melaju ke final AFF 2010, tapi dengan kabar bahwa harga tiket naik dan banyak pro/ kontra dari media saya menjadi prihatin.
Senin, 20 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Gerakan 1x Alfatihah Untuk Timnas Indonesia


Setelah timnas Indonesia melaju ke Final bertemu Malaysia di piala AFF 2010 lewat gol tunggal Cristian Gonzales pada menit ke 34 saat melawan Fhilipina minggu malam 19 Desember 2010. Kini kita sebagai bangsa yang memiliki nasionalis tinggi seperti timnas Indonesia mari dukung timnas Indonesia lewat aksi.

GERAKAN SATU KALI SEHARI BACA SURAH ALFATIHA UNTUK KEMENANGAN INDONESIA VS MALAYSIA DI FINAL PIALA AFF SUZUKI 2010.

Laksanakan !!!!


Garuda di dadaku, Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang..
Kobarkan semangatmu, Tunjukkan Sportivitasmumu
Ku yakin hari ini pasti menang..

Terima Kasih Gonzales & Terima Kasih Timnas


Piala AFF 2010 banyak dijumpai kejutan-kejutan yang membanggakan, setelah Indonesia melaju ke Final bersama Malaysia, tentu sebuah prestadi yang di idam-idamkan oleh timnas Indonesia dan pecinta sepekbola Indonesia. Masyarakat mulai dari anak-anak hingga yang dewasa, dari yang gadis sampai ibu-ibu semua bicara kasuksesan timnas Indonesia melaju ke final AFF 2010. 

Dibalik kesuksesan timnas indonesia tentu tidak lepas dari kerja sama tim yang habat dalam mengocek bola di lapangan dan tentu sepak terjang Mustafa Habibi atau lebih dikenal dengan nama Cristian Gonzales. Mustafa Habibi adalah nama Muallaf dari bintang yang dijuluki El Loco itu , dialah pemain yang paling dibicarakan karena gol tunggalnya yang meloloskan Indonesia ke final saat melawan Fhilipina di leg datu dan leg ke dua.

Keberhasilah Cristian Gonzales tentu diberengi dengan selebarasi dilapangan dengan manyium gambar Garuda Didada yang menjadi logo di baju timnas di Indonesia. Sebuah moment yang melukiskan bahwa Gonzales memiliki jiwa nasionalis yang tinggi dan benar-benar Indonesia Buaangetss.....
Fotografer pun tidak membuang kesempatan yang langka terjadi dan sangat begitu cepat. Sebagai penikmat sepakbola tentu kita akan merasa tersanjung dengan polah Gonzales yang nasionalis dan kita merasa bangga menjadi Indonesia. Sukses buat timnas Indonesia dan semoga Indonesia menjadi juara AFF 2010.

Garuda di dadaku, Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang..
Kobarkan semangatmu, Tunjukkan Sportivitasmumu
Ku yakin hari ini pasti menang..

Sabtu, 18 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Pria atau Cowok Menurut Anda?

Bicara soal pria tentu tidak ada habisnya, saya sebagai seorang pria akan sedikit memberi perbedaan mahluk adam ini. Ada pria dan ada cowok tetap ujung-ujungnya pria atau cowok adalah laki-laki. Laki-laki sifatnya umum itu menurut saya tapi kalau pria dan cowok berbeda terutama dalam karekteristik

Pria
1. Tanggung Jawab
2. Dewasa
3. Pake Otak
4. Mantap
5. Matang
6. Penuh Keyakinan

Cowok
1. Pecundang
2. Pake Otot
3. Jual Tampang
4. Cenderung Kekanak-kanakan
5. Suka hura-hura
6. Suka meremehkan orang

itu menurut saya, menurut anda?

Mati Ide, Mati Rasa


Sebenarnya saya tidak punya bahan lagi dalam menuangkan ide kali ini, apalagi ditambah dengan pusingnya soal pekerjaan. Namun berhubung ini ditulis di pagi hari jadi sedikit ada rasa semangat yang insyaallah tidak padam maka lahirlah tulisan yang saya sendiri tidak tahu tema dan konsepnya yang penting ada yang terbaru ya hitung-hitung biar eksis soalnya saya sekarang lagi mati ide dan mati rasa. Jadi jika anda sekalian membaca tulisan ini berilah sedikit sensasi lewat senyuman termanis anda agar malaikat mengirimkan senyuman anda menjadi semangat dan motivasi agar saya lebih baik ke depan. Terus apa lagi ya... saya mulai bingung nih mau nulis apa lagi, itu barusan saya mulai mati ide sebenarnya tulisan ini apa maksudnya kok bisa temanya tidak ada dan tidak terkonsep padahal ini akan di baca oleh orang yang bisa saja mereka akan merasa terbuang waktunya setelah membaca tulisan ini. Semoga saja tidak dan semoga memaklumi karena saya masih lucu dan bikin gemes alias saya masih bayi, iya blog saya ini masih bayi belum genap satu tahun. Ya udah dari pada bingung saya akan mendengarkan lagu milik Indah Dewi Pertiwi yang judulnya Di Atas satu Cinta, lagu religi IDP ini sedikit memberikan pencerahan karena ada kalimat dzikirnya. Bicara soal IDP, penyanyi muda ini termasuk yang saya favoritkan sebagai The Next Diva Indonesia. Oke sudah dulu ya tulisan saya ini, Oia tulisan ini saya beri judul apa ya..... Mmmm.... gimana kalau "Mati Ide, Mati Rasa" baguskan judulnya, kalau judulnya tidak bagus tolong usulannya ya. Di tunggu and terima kasih. Wasaalam
Jumat, 17 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Hemat Vs Pelit, Males Mikir !!!


Selama tiga hari saya mengikuti sebuah pelatihan Koperasi Berbasis Syariah di Wisma Nusantara Pontianak pada pertengahan Desember 2010, yang namanya pelatihan tidak jarang ada sebagian peserta hanya datang, duduk tanpa menyimak apa yang disampaikan oleh pembicara yang penting bisa mewakili sebuah lembaga tertentu yang telah ditunjuk, dan yang dibahas tentang koperasi tentu tidak jauh dari hitung menghitung duit dengan rumus akuntansi yang super ribet maklumlah akuntansi kan saudara kandungnya matematika. pembahasan disini mengenai basis Syariah bukan Konvensional yang pada biasanya, jadi istilah-istilah yang biasanya di temukan di Fakultas Syariah, kini ditemukan dalam pelatihan yang pembicaranya adalah ahli keuangan dari sebuah bank syariah dan dosen dari sebuah perguruan tinggi ekonomi di Pontianak. Saya disini tidak membahas akuntansi syariah tapi cuma mau tanya pada anda sekalian. Mengutip contoh kasus yang di buat oleh sang pembicara yang waktu itu bertanya "menurut kalian apa perbedaan Hemat dengan Pelit, sepertinya mudah tapi....." karena waktu itu saya tidak menyimak jadi tidak tau apa kelanjutan dari pembicaraan sang nara sumber. Sekarang saya masih mangalami hal yang sama yaitu malas mikir dan malas mencari tau soal hemat dan pelit. Jadi jika anda tau tolong beritahu saya soalnya malas bahas hal-hal sepele tapi memusingkan, jadi bantu ya.... Sekali lagi karena saya lagi malas mikir.  Di tunggu jawabannya, hehehehe..... :-)
Selasa, 14 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Inilah Penyanyi Terbaik Sepanjang Masa Versi Rolling Stone Indonesia


Inilah 50 Penyanyi Indonesia Terbaik Sepanjang Masa Versi Majalah Rolling Stone Indonesia. Tentu semua mengacu kepada kriteria pemilihan bahwa seorang penyanyi haruslah memiliki karakter kuat, piawai dalam teknik vokal, dan menguasai seni panggung yang baik.

Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers
1. Benyamin S.
2. Iwan Fals
3. Chrisye
4. Titiek Puspa
5. Yon & Yok Koeswoyo
6. Vina Panduwinata
7. Ahmad Albar
8. Rhoma Irama
9. Bing Slamet
10. Bimbo
11. Ebiet G. Ade
12. Broery Pesolima
13. Fariz RM
14. Elvi Sukaesih
15. Nicky Astria
16. Hetty Koes Endang
17. Bob Tutupoly
18. Gombloh
19. Gito Rollies
20. Kaka Slank
21. Harvey Malaiholo
22. Ruth Sahanaya
23. Franky & Jane
24. Farid Hardja
25. Utha Likumahuwa
26. Dian Pramana Putra
27. Deddy Stanzah
28. Ellya Khadam
29. Ernie Djohan
30. Trie Utami
31. Kris Dayanti
32. Ari Lasso
33. Armand Maulana
34. Andy /rif
35. Ipank BIP
36. Glenn Fredly
37. David Naif
38. Oppie Andaresta
39. Hari Mukti
40. Once
41. Roy Jeconiah
42. Reza Artamevia
43. Ariel Peterpan
44. Fadly Padi
45. Berlian Hutauruk
46. Margie Siegers
47. Oslan Husein
48. Trison Roxx
49. Katon Bagaskara
50. Melly Goeslaw

 Sumber: http://www.rollingstone.co.id
Senin, 13 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Dulu

Dulu katanya harus berakit kehulu
Tapi ternyata aku tak bahagia
Di kurung dalam dimensi yang gelap
Tanpa berita seperti terisolir

Jadi objek penguasa yang haus dan lapar
Mereka menusuk setiap insan yang tak berdaya
Luka lama itu sulit untuk dihapus
Walaupun mereka tak bersua jua

Aku ada dulu pada mereka yang rakus
Objek training sang penguasa tak penting
Jika aku bahagia aku lupakan oknum itu
Biarin aja.... suka-suka aku

Kini aku lepas dari mereka
Aku terbang tinggalkan dulu
Gelap seandainya aku berjalan
Syukur ku temukan sayap itu
Kamis, 09 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Analisa Arti Dari Nama Irfan Bahcdim



Jujur sebanarnya saya tidak latah karena besarnya pemberitaan media soal bintang timnas sepak bola Indonesia Irfan Haarys Bachdim, bahkan infotainment ikut-ikutan membahas kiprah Irfan Bachdim di timnas dari pada kisah Dewi Persik dan Julia Perez yang lebay dan sarat sensasi. Bermodal wajah Indo dan prestasinya di timnas sepak bola Indonesia dalam ajang AFF Suzuki 2010 membuat nama Irfan Bachdim cepat dikenal masyarakat. Bahkan produser sinetron banyak yang iri dengan pesona Irfan Bachdim yang fasih berbahasa Inggris itu.


Lahir di Amsterdam Belanda pada hari kamis tanggal 11 Agustus 1988, ayahnya Noval Bachdim dan ibunya Hester van Dijic pada saat itu memutuskan nama untuk jagoannya tersebut adalah Irfan Haarys Bachdim. Walaupun lahir dari rahim seorang ibu berdarah belanda dan tumbuh besar disana namun karena ayahnya yaitu Noval Bachdim yang asli Malang Indonesia, tetap memakai nama Indonesia yang ke arab-araban untuk putranya tersebut.

Inilah arti dari nama Irfan Haarys Bachdim
Irfan, menurut Google berasal dari bahasa arab yang artinya rasa syukur, kebijaksanaan, kesyukuran, pengetahuan.
Haarys berasal dari kata Haris yang menurut bahasa Indonesia berarti pengawal, sedangkan versi bahasa arab yaitu Harits berarti julukan yaitu Julukan Singa (berani) dan dalam sejarah islam penulis mushaf Al-Quran adalah Abdurrahman bin Harits bin Hisyam.
Sedangkan Bachdim saya tidak memperoleh arti dari nama tersebut walaupun sudah bongkar kamus dan Google, jadi Bachdim tetap mengacu pada nama ayahnya yaitu Noval Bachdim. Itu versi saya dan mungkin versi Noval Bachdim ayahnya tidak jauh-jauh yang saya kupas tadi.


Oia, sekedar tambahan sedikit, menurut analisis saya tidak lama lagi Irfan Bachdim akan menjadi model iklan atau Brand Ambassador sebuah produk terkenal seperti pendahulunya Bambang Pamungkas. Hal itu sangat dimungkinkan terjadi, yang tidak mungkin terjadi adalah Irfan Bachdim menjadi artis sinetron. Maklumlah produser sinetron Indonesia suka yang berwajah bule seperti Irfan Bchdim biar rating sinetronnya maeroket.
Selasa, 07 Desember 2010 | By: Rahman Raden

3 Hati 2 Dunia 1 Cinta Berjaya di Versi Final FFI 2010


Pagelaran Festival Film Indonesia 2010 telah usai di laksanakan di tengah masalah yang tak pernah usai dari tahun-tahun sebelumnya. Bertempat di Central Park dan disiarkan secara langsung oleh RCTI pada senin malam, 6 Desember 2010. Berbagai kritikan tajam dan hujatan yang melanda KFFI namun acara tetap meriah. Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya oleh semua vocalis yang mengisi acara tersebut yaitu Charli ST12, Giring Nidji, Afgan, Tantri Kotak dan penyanyi lainnya. Sementara untuk hostnya dibawakan oleh Raffi Ahmad, Vincent Rompies, serta untuk pertama kalinya yaitu Atiqah Hasiholan.

FFI 2010 tetap banyak yang harus dibanahi untuk penyelanggaraan tahun-yahun berikutnya, secara tidak langsung itulah yang dikatakan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Ir. Jero Wacik, pada pidato singkatnya di FFI 2010. Perilaku provokatif dilakukan oleh Giring Nidji, saat nyanyi di panggung FFI 2010 Giring melepas baju batiknya hingga hanya mengenakan kaos dalam putih bergambar Lukman Sardi bertuliskan judul film Sang Pencerah. Selain itu aktor Tio Pakusadewo setelah ditemui setelah acara usai, dia mengatakan ke media bahwa piala FFI kobong dan terbuat dari kaleng "betapa murahnya piala itu" kata Tio Pakusadewo. 

Sementara untuk kedua kalinya Reza Rahadian kembali membawa Piala Citra untuk kategori Aktor Terbaik lewat film 3 Hati 2 Cinta 1 Dunia. Sementara untuk kategori Aktris Terbaik diberikan kepada Laura Basuki lewat aktingnya di film 3 Hati 2 Cinta 1 Dunia. Film 3 Hati 2 Cinta 1 Dunia, berjaya di FFI 2010 karena tujuh Piala Citra berhasil di raihnya dari 12 karegori dan 1 Penghargaan khusus. Berikut selengkapnya daftar pemenang Festival Film Indonesia 2010.


1. Film Terbaik
* 3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA


2. Sutradara Terbaik
* Benni Setiawan (3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA)

3. Pemeran Utama Wanita Terbaik
* Laura Basuki (3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA)

4. Pemeran Utama Pria Terbaik
* Reza Rahardian (3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA)

5. Pemeran Pendukung Pria Terbaik
* Rasyid Karim (3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA)

6. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik
-  Happy Salma(7 HATI 7 CINTA 7 WANITA)

7. Skenario Cerita Asli dan Adaptasi Terbaik
* Cerita Adaptasi :Benni Setiawan (3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA)
* Cerita Asli: Musfar Yasin (ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI)

8. Tata Sinematografi Terbaik
* Roby Herby (I KNOW WHAT YOU DID ON FACEBOOK)

9. Tata Artistik Terbaik
* Oscart Firdaus (3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA)

10. Penyunting Terbaik
* Aline Jusria (MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK)

11. Tata Suara Terbaik
* Adiatyawan Susanto & Novi Dwi R Nugroho (ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI)

12. Tata Musik Terbaik
* Ian Antono & Thoersi Argeswara (ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI)

13. Penghargaan Khusus/ Lifetime Achievment
* Tuti Indra Malaon (Almh)

Minggu, 05 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Sahabat Untuk Kemajuan


Banyak memiliki teman adalah bagian dari sejuta impian banyak orang, jika dulu kita merasa sendirian maka kita seolah memberontak karena kesendirian itu. Jika mimpi memiliki teman yang segudang sedikit-sedikit mulai terwujud maka kita harus mensyukurinya. Banyak teman banyak rejeki, yang di maksud rejeki di sini adalah tambahnya pengetahuan kita. Kita boleh saja berteman dengan siapa saja asalkan kita mampu mengimbangi alias kita menjadi diri sendiri tanpa menjadi orang lain kata lain teman tersebut tidak membawa kita jatuh dalam kubangan air sehingga kita tenggelam. Jika teman kita berbobot untuk pengembangan pribadi kita maka tak dapat dipungkiri kita seolah kembali kembali kebangku sekolah, kita akan menemukan pengetahuan dari diskusi kecil yang kita lakukan saat kita kumpul ngobrol bersama dengan secagkir kopi atau teh hangat.

Teman yang yang baik adalah teman yang mampu membuat perubahan dalam pola pikir dan pengembangan pengetahuan umum kita dari hasil berteman itu. Kita tidak boleh memilih-milih teman asalkan kita mampu membawa diri, misalnya teman kita berperilaku aneh jangan lantas kita tinggalkan, kalau bisa kita tetap berteman dengan dia asalkan kita tidak ikut-ikutan aneh syukur jika kita bisa mengubah sifat aneh tersebut. Aneh yang di maksud adalah perilaku negatif yang sifatnya luas, pahamlah kalian kan maksud saya?

Berteman adalah perilaku atau tindakan sosial yang saling membutuhkan karena dasar manusia ini adalah mahluk sosial yang membutuhkan sahabat untuk berbagi, bercerita dan sebagainya. Sangat beruntung jika kita menjadi lebih baik dalam meniti tiap detik kehidupan karena kita berteman dengan orang yang bener atau genah.

Dari tidak tahu kita menjadi tahu karena kita berteman, sedikit mengutip perkataan teman saya "kalau nggak tahu nanya, orang bilang kita bodoh biarin yang penting kita tau" benar memang jika kita ada dalam masalah kita pasti membutuhkan teman untuk berdiskusi untuk memecahkan suatu masalah atau misal ada yang kita tidak tau maka disarankan kita untuk bertanya tanpa rasa malu.

Konteks ini diluar area keluarga, keluarga adalah bagian penting dari kehidupan kita dan teman juga penting untuk kehidupan kita. Jika salah satunya tidak ada maka kehidupan kita pincang, tidak seimbang. pada paragraf diatas sudah dijelaskna kalau manusia adalah mahluk sosial. Ini hanya bicara soal teman atau sahabat saja. Maka beruntunglah orang yang memiliki banyak teman yang baik dan membuat kita lebih paham lagi tentang real kehidupan dari seorang teman yang baik sehingga menambah kemajuan kita dalam pola pikir dan pengetahuan umum dan menganai arti kehidupan kita kedepan.
Sabtu, 04 Desember 2010 | By: Rahman Raden

15 Penyanyi Paling Banget

Di Indonesia saat ini banyak  penyanyi atau musisi yang berkualitas baik secara musikalitas maupun olah vocalnya saat bernyanyi di atas panggung. Mereka memiliki wibawa dan power saat mereka bernyanyi di panggung maka tak ayal popularitas mengiringi langkah mereka di industri musik indonesia. Mereka yang memeiliki kualitas di warna musik Indonesia sehingga buat mereka Banget Ngetopnya, Banget nyanyinya, Pokoknya 1000 banget buat mereka. Inilah ke 15 orang penyanyi tanah air yang memiliki suara emas

1. Anang Hermansyah

2. Afgan Syahreza



3.  Agnes Monica

4. Rossa



5. Marcell Siahaan


6.  Judika


7.Gita Gutawa



8. Sherina Munaf



9. Donnie Sibarani


10. Once Mecel

11. Ruth Sahanaya




12.  Krisdayanti


13. Arman Maulana

14. Vidi Aldiano

15. Sandy Shandoro


Jumat, 03 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Prasangka Pada Papa

Cerpen: Dari rumah aku tidak langsung kesekolah, terlebih dahulu mutatar-mutar keliling kota bergembira dengan macet. Musik R&B membuatku betah menghadapi mecet yang begitu panjang dan padat, macet tidak hanya menjadi masalah bagi ibu kota Jakarta, dikotaku juga setiap pagi dan sore macet menjadi santapan yang tidak pernah lepas dari warga pengguna jalan.
Ah, aku hari ini tidak akan masuk sekolah , tujuan pagi ini aku harus pergi kekawasan Jalan Merpati. Tadi sebelum berangkat papa sempat bertanaya, kok tumben aku membawa mobil kesekolah. Ya aku jawab ingin sesuatu yang baru aja. bosan diantar terus oleh Mang kardi yang setia menjadi sopir khusus anak-anak papa ketika sekolah

Tii…iit…tii…iit….
“Jangan melamun dijalan dek…!”
Pekik seorang pengendara mobil yang marah karena aku tidak segera menarik gas mobil ketika lampu hijau menyala. Hari ini aku tidak masuk sekolah,  sengaja hal ini sudah aku rencanakan sejak kemarin sore. Seandainya papa tahu hari ini aku bolos pasti aku akan dapat bonus omelan 1 jam. Tidak hanya itu seandainya misi yang aku bawa sekarang ini dia tahu mungkin datau disebut anak yang tidak tahu diri.

Setelah hampir satu jam akhirnya aku singgah disebuah rumah makan yang terletak tak jauh dari sungai yang membelah kotaku. Saat tiba dipintu rumah makan tersebut orang-orang melihatku heran, mungkin karena aku yang berseragam sekolah.
“Maaf bang toiletnya dimana ya?” aku bertanya kepada salah satu karyawan.
“Oh, disebelah kiri belok kanan”

“Terima kasih bang” ujarku pada seorang pelayan pria yang ada dirumah makan itu. Akupun menuju arah yang ditunjuk orang tadi dan benar disebuah dinding ada papan nama bertulisan toilet dan bergambar tangan sedang menunjuk kearah kanan.
Setelah kaluar dari toilet orang-orang kembali melihatku dengan rasa aneh, jelas karena aku sudah tidak berseragam sekolah lagi aku sudah menggantinya dengan pakaian biasa yaitu kaos dan celana jeans. Kemudian aku duduk disebuah meja dan memanggil orang tadi yang menunujukan arah toilet.

“Bang, nasi goreng telurnya dadar tidak usah pake cabe” aku langsung pesan karena telah membaca daftar menu yang sudah dipasang diatas meja.
“minumnya apa dik?”
“ya, air putih ajalah masih terlalu pagi untuk ngejus” jawabku demikian.
Sambil menunggu nasi goring pesananku, aku mengirim SMS pada firman kalau hari ini aku tidak masuk sekolah.

“Silahkan” ujar pria yang tadi setelah meletakan satu porsi nasi goreng dengan segelas air putih.
“Bang, kalau tidak sibuk dengan pekerjaannya boleh temani aku makan disini sambil ngobrol”
“Memangnya ada apa dik?” Tanya pelayan itu heran dengan sifat aku yang seperti orang sudah kenal.
“Kenalkan namaku Aryadi Nugroho, biasa dipanggil Adi”
“Saya Ridoi, itu saja nama saya”

“Oke bang Ridoi sekarang aku mau tanya, abang tahu orang ini?” aku menunjukan sebuah foto kemudian menyantap beberapa sendok nasi gorengku
“Mmm….dik Adi dapat dari mana foto ini?” Tanyanya yang sepertinya tahu orang yang difoto tersebut.

“Saya jujur, foto ini hasil curian tapi itu tak  penting. Buat saya yang terpenting adalah bang Ridoi tahu atau tidak orang yang difoto ini”
“Tahu!” jawabnya singkat yang dibuntuti oleh senyum lebarku.
Aku sengaja memilih rumah makan ini karena memang yang memiliki tempat ini sangat bereratan sekali dengan orang yang ada di foto itu. Dengan begitu aku akan lebih banyak menerima informasi tentang penyelidikan ini.
***
“Papa hari ini mau kemana ma?”
“Biasa mengurusi usaha barunya di Pelembang”
“Jadi papa ke Palembang! Berapa hari?”
“Iya, Cuma tidak lama hanya tiga hari”
“Ah, itu alasan papa aja, belakangan ini papa sering bohongi kita. Mama tahu tidak kalau bulan kemarin papa yang pergi ke Singapura itu keperluannya itu apa?” ujarku datar pada mama yang sedang nonton TV.

“Iya mama tahu papamu sedang ikut pameran produk Indonesia di Singapura , tapi kamu kok perasangkanya buruk sih sama papamu” kali ini nada bicara mama meninggi setelah mendengar ucapanku

“Ini bukan prasangka ini fakta. Kita jangan mau dibohongi sama papa” tambahku lagi.
“Adi, papamu itu sering keluar kota untuk mengurusi pekerjaanya agar punya tabungan untuk masa depan kamu dan adik-adik kamu. Jangan bicara hal itu lagi mama tidak mau mendengar”
“terserah mama, yang jelas setelah ucapan Adi ini benar maka akan terjadi kiamat kecil dirumah ini. Saya lakukan ini demi keluarga kita”
“Adi!” kemudian mama melemparku dengan remot TV.

Mama seandainya kamu tahu, pasti ia tidak rela. Menurutku papa pembohong yang pandai mensiasati mama. Dengan sikap perhatian dan kasih sayang, papa mampu menutupi kebohongannya. Rahasia ini hanya aku yang tahu, itu terkubukti ketika aku mengantar Firman ke bandara menuju semarang  kerumah neneknya, saat itu aku melihat papa sedang berjalan bertiga. Papa didepan bersama sekretrisnya sedangkan manajernya ada di belakangnya ketika itu papa tidak melihatku. tanda-tanda peselingkuhan ayah dengan sekretarisnya itu belum diketahui oleh siapapun termasuk mama kecuali aku.

Aku tahu kalau papa sedang terlibat hubungan dengan sekretarisnya katika papa yang katanya mau ke Batam namun nyatanya dia pergi ke Pekanbaru, rumah orang tua si sekretari itu. Informasi itu aku peroleh dari seorang karyawan di kantornya saat aku mau mengambil laptop papa yang tertinggal.

Mengenai foto yang aku tunjukan pada bang Ridoi itu, aku mencurinya dari tas papa saat baru datang dari Pekanbaru beberapa waktu lalu.

***

Sore itu aku mendatangi rumah makan tempat bang Ridoi bekerja, suasana rumah makan tersebut sangat ramai sekali.  Kepalaku memutar kekanan dan kiri serta tertuju ke depan mencari bang Ridoi.
“Hei cari siapa?” seorang pria memegang pundakku dari belakang.
“Eh, bang Ridoi aku ke sini ya cari abang” ujar ku sambil duduk disebuah kursi
“Tapi aku lagi sibuk nih, tunggu aja dulu”
“Iya, aku tahu, sambil menunggu bang Ridoi aku pesan teh botol ajalah satu”
“makannya”
“Tidak usah aku mau merokok saja”
“Baiklah” kemudian bang Ridoi baranjak dari tempat dudukku.
Empat puluh menit kemudian.
“Ini foto-fotonya” jawab bang ridoi serius.
Aku memeng menyuruh bang ridoi untuk memfoto dari jauh setiap pertemuan papa dengan sekretrisnya, hal, hal itu aku lakukan untuk barang bukti bahwa ayah benar-benar selingkuh dengan sekretarisnya.

Aku perhatikan semua foto itu yang berjumlah enam lembar. Diantara enem lembar tersebut, empat diantaranya bersama sang manejer papa yaitu om Karman, jadi di empat lambar itu papa, sekretarisnya dan om Karman sedang berjalan disebuah tempat yang kata bang Ridoi di sebuah hotel. Sedangkan dua lembar lainnya papa sedang membawakan barang-barang sekretarisnya di sebuah mall.

“Bagus, ini baru namanya pekerjaan. Dengan foto ini aku akan buktikan pada mama bahwa papa bener-benar selingkuh”
“Pekerjaanku sudah selesai sekarang, mana komisinya?” sambung bang Ridoi kemudian
“Sesuai kesepakatan satu foto lima puluh ribu” aku jawab dengan mantap pada bang Ridoi yang kemudian dia tertawa kecil.
“Terima kasih” kata bang ridoi sambil mencium uang dariku.

***
Seminggu kemudian
Sore itu keluargaku sedang berkumpul, tertawa menyaksikan sebuah film kaetun ditelevisi. Adikku Dian dan Phia sangat menyukai film kartun yang sudah akrab itu yaitu Tom and Jerry, kisah kehidupan tikus dengan kucing yang tidak pernah akur. Papa dan mama memang juga suka dengan film kartun tersebut, menurut mereka film itu sangat lucu sekali.
Setelah berlama-lama nonton televisi tiba-tiba mbok Iya membawa surat gelap.
“Kamu kok tidak Tanya ini dari siapa” kata papa sambil membolak-balikan amplop ditangannya.

“Sudah pak, Tapi saya dibentak” kata Mbok Iya setelah memberi surat gelap itu kepada papa yang diterimanya dari orang tidak dikenal.
“Sudahlah pa, buka aja isi amplop itu siapa tahu ada uangnya” kali ini mama berkomentar.
“ah, mama pikirannya duit terus” timpal papa

“Ada apa ma?” tanyaku dari pintu kamar sambil menghampiri mereka.
“Ha…ha…ha….coba ma, lihat ini!” Papa tertawa setelah membaca surat dan melihat foto-foto yang juga menjadi isi dari amplop tersebut.
“Ini dari orang yang mau merusak rumah tangga kita pa Cuma mereka terlalu goblok” ujar mama yang juga ikut tertawa setelahnya.

Ternyata selama ini aku yang selalu curiga terhadap papa ternyata salah besar. Untung bukan aku yang langsung memberikan surat itu pada mereka berdua, aku masih menyuruh bang Ridoi untuk mengantarkannya kerumah. Seandainya aku yang langsung memberinya terhadap mereka mugkin aku dibilang anak yang sok tua lantas mau ditaruh diman mukaku. Idih memalukan sekali penyelidikan ini. Semoga saja mereka berdua tidak tau kalau itu adalah ulahku yang selalu mencurigai papa.

“Padahal foto-foto ini ketika papa sedang membantu mengurusi persiapan pernikahan sekretarisku dengan Om Karmannya, ternyata ada orang yang iseng mau menuduh kalau aku selingkuh” kata papa kepadaku mengenai foto-foto itu.
“Tapi papa masih cintakan sama mama?” tanyaku pada papa
“Ya jelas dong, iyakan pa” jawab mama cepat, sedangkan papa hanya senyum tipis.

Sajak Dalam Desember


Jika semesta tak memandang, biarlah tuhan saja yang menatapku.
Renungan peristiwa dari beberapa minggu mengusik jiwa yang rindu
Rindu akan sebuah pencapaian yang saat ini tak jua di genggam
Hanya satu yang bisa berarti, Tuhan dekat denganku

Bila saja sajak tak bertuan tergeletak dimeja
Bacalah mukin suatu saat ada yang mengatakan "terima kasih"
Jika sajak itu terhempas angin, titipkan untuk sampaikan pada jiwa yang damai
Aku tahu bila nanti sajak itu terdampar aku akan berkata "terima kasih"

Seperti istana akan kusam jika jiwa sang raja muram
Rasa akan termenung jika ada dewa termenung
Kini aku biarkan semua itu tersusun bak karang di laut yang lepas
Bantu aku membawa roda kehidupan ini

Bila
Sajak ini bertuan bawalah tuan ini tersenyum
Jika pun sejenak jiwanya berada dalam cahaya
Genggamlah jiwa yang abadi di kedamain