Jumat, 07 Januari 2011 | By: Rahman Raden

Timnas Indonesia Ibarat Sinetron dan Sok Eropa

Saat ini Alfred Riedl pelatih timnas kita sedang sibuk menyeleksi calon pemain timnas U-23 untuk Sea Games 2011, yang pasti target timnas Indonesia harus lebih baik dari AFF 2010 yaitu menjadi Juara. Bicara soal seleksi banyak pemain muda yang saat ini berjuang menjadi bagian timnas yang dicari Alfred Riedl sebanyak 25 orang selama tiga hari dalam beberapa kelompok.


Nah dari sekian banyak peserta yang di seleksi oleh pelatih kita terselip tujuh nama yang akan di naturalisasi jika lolos penilaian untuk menjadi bagian timnas Indonesia U-23, saya jadi berfikir kok saat ini pemain sepak bola di negeri kita kaya sinetron ya? Kalau bicara sinetron di Indonesia pemain-pemainya banyak yang keturunan bule-bule dari luar sana, nah seperti itulah kira-kira wajah timnas Indonesia saat ini mirip-mirip dikitlah ma sinetron. Naturalisasi sebenarnya sah-sah saja jika itu memang yang terbaik buat persepakbolaan bangsa kita, saya tetap mendukung timnas Indonesia untuk menjadi yang terbaik. Wajah bule di timnas bukan masalah yang penting kita berprestasi.



Selain mirip-mirip sinetron yang bikin saya geli ati yaitu infotainment yang sekarang kehabisan stok gosip artis maka sasarannya adalah pemain timnas Indonesia yang di gosipin, sok luar negeri atau sok Eropa gitu jadinya wajah infotainment indonesia, suka gosipin pemain bola seperti di Eropa sana. Infotainment memang kurang kerjaan, liputan pemain bola sudah ada porsi tersendiri di acara sport di sejumlah televisi nasional namun setelah timnas berjaya di AFF 2010 malah infotainment ikut-ikutan meliput. Latah memang, mungkin ngegosipin artis-artis gila sensasi sudah bosan kali ya? tapi biarlah nonton televisi bukan untuk infotainment tetapi untuk nonton berita dan acara yang bersifat edukasi. Good Luck !!!

Wanita Seksi Di Masjid


Kemarin (06-01-2011) saya bertemu sahabat saya yang baru pulang dari kota Singkawang Kalbar, dia cuti kerja di salah satu perusahaan perikanan milik pemerintah. Pagi-pagi dia mengajakku untuk ikut dia ke Poltabes Pontianak untuk membuat SMI C, karena pada hari tersebut saya juga tidak memiliki kesibukan maka saya bersedia mengantarnya ke Poltabes Pontianak.

Setelah sampai di lokasi ternyata situasi di Poltabes tidak memungkinkan buat saya karena banyak polisi wara-wiri dengan belaga sok gagah, padahal saya lebih gagah dari polisi (narsis) akhirnya saya memutuskan untuk menunggu di sebuah masjid tidak jauh dari Poltabes Pontianak. Masjid yang seluruh dindingnya terbuat dari kayu itu sangat indah dengan arsitektur kuno tapi tetap modern.

Saya menunggu di teras masjid sambil mengutak-atik Hp, selang lima menit kemudian tba-tiba sebuah mobil Honda Civic masuk ke komplek Masjid dan ternyata si empu mobil tersebut seorang wanita muda dengan pakaian seksi dengan atasan putih tanpa lengan dan celana hitam sepaha berwarna hitam serta sandal dengan hak yang tidak terlalu tinggi dan tangan kirinya memegang sebuah buku. Sepintas wanita tersebut mencuri perhatian saya sebagai laki-laki normal dan dengan pakaian mini wanita cantik berambut pendek tersebut masuk ke komplek masjid dan menuju sebuah tempat di kiri masjid yang bertuliskan "Tempat Wudhu Wanita"

Kemudian setelah mengambil air wudhu wanita seksi itu masuk kedalam masjid dan mengambil sebuah mukena yang tersedia di masjid tersebut kemudian sholat dua rakaat. Saya perhatikan itu bukan sholat subuh, pasti wanita itu sedang sholat sunah Duha yang memang waktunya di pagi hari. Sholat dua rakaat telah dilaksanakan dan wanita tersebut membaca Al-Quran dan sepuluh menit kemudian membaca sebuah buku yang di bawanya tadi. Saya menangkap judul buku tersebut "Tuntunan Sholat Lengkap"

Benar-benar saya kagum dengan wanita itu selain cantik dia tidak lupa manjalankan ibadah yang telah di ajarkan oleh agama yang di yakininya yaitu Islam. Walaupun tadi sewaktu datang kemasjid berpakaian seksi namun semua terjawab sudah, pakaian seksi tidak harus negatif tetapi jika memiliki hati yang bersih pakaian seksi akan tertutupi dengan tindakan yang baik di mata kita sebagai manusia. Wanita seksi itu hanya penampilan tetapi untuk urusan agama itu sangat pribadi jadi jangan pernah memandang orang dari pakaian tetapi dari hati baiknya. Itulah hikmah yang saya perolah dari wanita seksi itu setelah saya duduk di teras masjid saat menunggu sahabat saya yang buat SIM C di Poltabes Pontianak.

Setelah hampir satu jam menunggu sahabat saya tersebut akhirnya saya menelpon dia karena saya mau pulang lebih dulu, lagian siapa yang mau menunggu terlalu lama di masjid sendirian.
Rabu, 05 Januari 2011 | By: Rahman Raden

Senior Tapi Idola

Bicara soal industri film Indonesia saat ini boleh dibilang mengalami kemajuan yang cukup signifikan. walaupun film horor bertemakan esek-esek masih bermunculan namun tidak sedikit film-film Indonesia yang berkualitas. Sifatnya memang relatif namun film bagus itu tidak hanya dari alur cerita dan konsep film yang dibuat oleh sutradara melainkan peran pemain-pemain hebat yang ada didalamnya.

Sejak industri perfilman Indonesia kembali bangkit setelah divonis mati suri maka banyak pemain-pemain muda yang bertalenta mewarnai industri ini, cantik-cantik dan cakep-cakep walaupun dengan akting yang pas-pasan namun tetap menarik penonton untuk datang ke bioskop. Bicara soal bintang muda sepertinya kita sudah bosan karena mereka sudang sering muncul di Infotainment.

Sebagai penggemar film Indonesia tentu kita tidak boleh melepas para pemain senior yang memiliki akting luar biasa dalam setiap penampilannya di setiap film layar lebar, berikut saya memiliki daftar bintang film senior yang jika main film pasti film itu akan membuat terkesan para penontonnya. Mereka benar-benar akting dengan hati dan penjiwaan yang dalam jadi jangan heran jika film-film yang dibintangi mereka pasti laris di pasaran karena faktor meraka benar-benar mau main film jika filmnya bagus dan konsepnya jelas. Berikut pemain film yang luar biasa itu.

1. Jajang C. Nur


2. Joshua Pandelaki


3. Slamet Raharjo


4. Henidar Amrue


5. Meriam Belina


6. Dedi Miswar


7. Dedi Petet


8. Cristine Hakim


Selasa, 04 Januari 2011 | By: Rahman Raden

Hitungan - Hitungan Unik

 
Sebenarnya dua hal berikut sudah lama saya mengenalnya namun baru saat ini baru terpikirkan untuk menuangkan dan berbagi kepada khalayak, saya yakin publik di negeri ini sudah banyak mengetahui namun disisi lain saya ingin mencoba menuangkan dalam forum ini agar lebih abadi, istilahnya tak lekang oleh waktu. Dua hal yang dimaksud tidak jauh dari angka-angka rumit namun simpel dan bisa sedikit membuat kita berikir sejenak  sambil berucap "ko bisa ya?" Berikut dua hal yang misterius itu.

1. Tes IQ
Gita mau membeli sebuah sepatu tetapi dia belum gajian, akhirnya Gita memutuskan untuk pinjam uang ke Yanti Rp. 75.000,- dan pinjam juga ke Herry Rp 75.000,- jadi semuanya terkumpul Rp 150.000,- dan setelah sampai di toko sepatu ternyata sepatu yang ingin dibeli oleh Gita harganya Rp 147.000,- jadi masih ada sisa Rp 3000,- untuk mengurangi hutangnya dari yang Rp 3000,- tersebut dibayarnya hutang ke Yanti dan Herry masing-masing Rp 1000,- dan tersisa Rp 1000,- yang langsung oleh Gita dibayar buat parkir. Jadi sisa hutang Gita ke Yanti Rp 74.000,- dan Herry Rp 74.000,- namun terjadi keanehan, mari kita gitung bersama.
74.000 + 74.000 = 148.000 + 1000 (uang yang dibayar parkir tadi) = 149.000, lantas kemana yang seribunya lagi kok bisa hilang.

2. Hitung Tanggal Lahir
Ambil tanggal lahirmu x 4 + 13 x 25 - 200 + Bulan Lahirmu x 2 - 40 x 50 + 2 Digit Tahun Lahirmu - 10500 =

Simpel bukan, dan bagi kita yang awam matematika tentu ini sebuah keunikan dan kita akan mengungkapkan sebuah kalimat secara bersamaan "Kok Bisa Ya?" Jawabnya = Koknya buang jadi Bisa. :-)

PSSI vs LSI, Gerbang Kehancuran Sepakbola Kita


Saat ini dunia persepakbolaan negeri kita lagi ada dalam titik masalah, bukan karena gagalnya timnas Indonesia juara AFF 2010 tetapi masalah Liga Primer Indonesia atau LPI yang menurut petinggi  PSSI sebagai organisasi tandingan bahkan PSSI mengancam kepada anggota LPI akan mencoret bintang timnas Indonesia yang clubnya bernaung dibawah LPI. Saat ini anggota LPI  yaitu PSM Makassar, Persema Malang, dan Persibo Bojonegoro Selain nama-nama club tersebut dipastikan akan terus bertambah keanggotaan LPI.

Yang mengejutkan keberadaan LPI dinilai liar dan menuh intrik saingan di mata PSSI.  Sepertinya masyarakat tidak bersimpati ke PSSI setelah menganggap LPI sebagai liga tandingan. Kehadiran LPI di liga persepakbolaan Indonesia bisa saja akan maju, karena selama ini anggaran club sepak bola Indonesia masih mendapat suntikan dana dari APBD yang itu dikhawatirkan akan dijadikan lahan untuk oknum yang berkepantingan dalam dunia politik memalui jalur sepakbola.

Jika itu benar maka dunia sepakbola di Indonesia akan stagnan itu artinya PSSI membiarkan sepakbola Indonesia segitu-gitu aja. Bahkan dikalangan masyrakat beredar plesetan PSSI di artikan sebagai Partai Sepakbola Seluruh Indonesia. Bener-bener suatu ironi tragedi jika misi LPI yang akan memajukan dunia persepakbolaan Indonesia di tentang PSSI.

Sebaiknya LPI dan PSSI duduk satu meja agar tidak ada pihak yang dirugikan terutama para pemain yang ada di timnas dan masyarakat tidak saling berspekulasi  soal sepakbolaI ndonesia yang saat ini sedang di gandrungi. Jika masyarakat kembali jengah dengan masalah yang saling mejatuhkan ini, tentu sepakbola negeri ini akan stagnan dan bisa saja sponsor akan meninggalkan liga persepakbolaan Indonesia dan dampaknya pemain bertalenta tidak akan menemukan tempat dan kesempatan selain itu minat masyrakat akan turun jika semua berubah menajadi konflik yang tak jelas ujungnya.
Senin, 03 Januari 2011 | By: Rahman Raden

Ane Orang Pontianak


Sebenarnye orang tue ane bukan orang Pontianak asli, orang tue ane dari Jawe Timur tapi puluhan taun yang dulo' bapak dan emak ane hijrah ke Pontianak. Kalo boleh ane bilang, ane uda lama tak balek kampong cume dulu sempat kuliah di Jawe Timur. Ane lahir dan besa' di Pontianak sampe sekarang ane masih tetap berdomisili di kote ini. Sodare dan orang tue ane sekarang ade di Pontianak.

Secara emosional ane lebih suke tinggal di Pontianak karena Pontianak kote kelahiran dan kote tempat ane tumbuh besa' disana'. Cinte mati lah istilahnye, walaupun orang tue dari Jawe Timur tapi ane tetap cinte mati me kote yang satu ini. Ane tak pernah lupa me kampong halaman orang tue ane, terakhir  tahun 2008 ane ke kampong halaman bapak yaitu di Kabupaten Bangkalan sedangkan kampong halaman emak di Kabupaten Malang dan terakhir ane ke Malang taon 2005.
Mungkin ente-ente smue same dengan ane, kalo' yang namenye kote kelahiran dan kite besa' dikote itu pasti kite akan mengalami hal yang tak jauh bede yaitu cinte mati ma kote kelahiran. Kote Pontianak salah satu kote yang penduduknye terdiri dari sejumlah etnis tertentu, ade orang jawe, orang batak, orang mendure, orang bugis, orang sunda, orang tionghoa dan penduduk asli dari dulu yaitu orang melayu dan orang dayak. Nah tulisan yang ane pake sekarang adalah bahase Malayu, soalnye bahase persatuan secara umum di kote Pontianak dalam hal ini bahase sehari-hari semue pake bahase Melayu, kalo dalam forum formal seperti perkantoran, sekolah, pelayanan publik pasti pake bahase Indonesie.

Terus semue berkas-berkas administrasi kependudukan ane dan keluarge ane serba Pontianak soalnye sekarang semue tingggal di Pontianak dan almarhum bapak ane di makamkan di Pontianak jadi tidak mungkin kalo ane pindah tempat laen nanati siape yang nak nyekar ke kuburan bapak ane?. Bicare soal Jawe Timur suatu saat ane pasti datang kesana' untuk silaturrahim tapi bukan waktu dekat tak taulah kapan. Untuk kembali ke Jawe Timur pindah domisili itu tak pernah terlintas di pikiran ane. Suatu saat kalo ke Jawe Timur itu untuk liburan dan silaturrahim ke rumah keluarge yang ade disana'.

Tapi ane tak pernah mendiskriditkan atau menganaktirikan Jawe Timur, walaupun gimane Jawe Timur tetap ane cintai karena itu negeri orang tue ane dulu dan sebagai keturunannye ane harus ingat itu. Pontaiank tempat ane lahir jadi ane mau tinggal di Pontianak ja' soalnye orang tue dan semue keluarga ane uda tinggal di Pontianak, jadi Pontianak tempat ane hidup selamnya dan ane tetap menjadi warge yang baek untuk Pontianak.
Minggu, 02 Januari 2011 | By: Rahman Raden

Nyanyian Januari



Sadarkan kawan bila Aku berbalik
Bangunkan kawan bila Aku terlelap
Panggil kawan bila Aku tak mendengar
Pegangi kawan bila Aku akan terjatuh

Januari telah tiba
Semua telah menjadi baru
Yang usang kembali bersinar
Cahaya baru tiba di Januari

Januari impian semua
Jika tak ada di Januari semua bermuram
Semua menumpukan harapan
Aku menginginkan Januari selamnya

Tuhan tak mengizinkan itu
Bulan depan harus di sambut
Jangan pernah terlenakan Aku
Aku ingin yang lain seperti Januari

Sadarkan kawan bila Aku berbalik
Bangunkan kawan bila Aku terlelap
Karena Januari tidak kembali
Sebelum Desembar tiba

Panggil kawan bila Aku tak mendengar
Pegangi kawan bila Aku akan terjatuh
Aku akan Menabur harapan
Hingga malam membawa Desember
Sabtu, 01 Januari 2011 | By: Rahman Raden

Tulisan Pertama 2011 (Susahnya Ngeblog Di Warnet)


Sejak bulan april yang lalu saya mulai sedikit mencoba bermain di blogger.com dan ternyata setelah saya jalani cukup mengasyikan dan membuat saya menemukan ruang yang pas dalam menuangkan ide-ide konyol dalam bentuk tulisan. Sepanjang tahun 2010 saya telah berhasil membuat beberapa tulisan yang cukup membantu eksistensi saya di dunia blog ini. Sulit menjaga eksistensi saya dalam menulis di blogger.com ini  saya harus kejar-kejaran dengan waktu karena saya eksis di dunia maya melalui warnet. Tahu sendiri kalau di warnet kita dikejar-kejar oleh tarif yang setiap menit terus bergerak.

Kesulitan yang saya alami adalah dalam waktu satu jam saya harus apdet status di facebook dan twitter selain itu saya harus masuk ke blog saya untuk memberi komentar kepada tulisan milik teman-teman yang ada diblognya jika ada sisa waktu saya terus belajar tentang blog karena selama ini saya belajar secara otodidak dengan mengikuti petunjuk-petunjuk para blogger yang sudi membagi ilmunya sehingga memudahkan saya dalam menjalani kehidupan tulis menulis ini. Setelah itu saya harus improvisasi dalam membuat ide-ide yang harus saya tulis di blog ini. Terkadang saya membawa secarik kertas yang berisi konsep untuk tulisan blog saya yang dibawa dari rumah.

Dalam tulisan saya memang terkesan sedikit dan kadang hanya terdiri empat paragraf. Tulisan saya yang memiliki karakter banyak biasanya saya membawa konsep dari rumah dan jika saya menulis hanya terdiri empat paragraf itu ada dua kemungkinan, yang pertama karena saya harus menjaga eksistensi saya di blog serta disebakan dikejar oleh waktu karena saya ngeblog di warnet. Sedangkan yang kedua saya harus membuat tulisan sepadat mungkin namun tetap memiliki karakter, inti sari dan maksud dari sebuah tema tulisan yang saya buat karena blog saya belum terkenal jadi harus membuat pembaca betah dengan tulisan saya paling tidak mereka dapat membaca tulisan saya.

Ii ini adalah tulisan pertama saya pada tahun 2011 ini semoga saya dapat menjaga eksistensi saya di situs ini hingga saya nanti dapat menghasilkan ribuan tulisan walaupun saya ngeblog diwarnet. Terpenting semoga bermanfaat buat saya dan jika bermanfaat untuk orang lain itu merupakan bonus dari usaha saya. Terima kasih buat teman-teman yang sudi untuk bertandang ke blog saya ini.
Jumat, 31 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Tahun Kelinci (2011) Menjadi Milikku

Tahun 2011 tinggal hitungan jam dan kita akan sama-sama melepas tahun 2010. Nah, ditahun 2011 ini boleh dikatakan menjadi milik saya karena pada tahun tersebut dalam penanggalan Tionghoa adalah tahun kelinci. Kelinci adalah salah satu shio dari dua belas shio yang ada. Saya lahir pada tahun 1987 dan tahun tersebut memiliki shio kelinci.

Dalam Fengshui atau mitologi Cina tahun 2011 memiliki unsur emas dan shio kelinci adalah lambang dari panjangnya umur yang disebut-sebut titisan dewi bulan. Juga menurut Fengsui orang yang lahir ditahun kelinci adalah termasuk orang yang beruntung dibandingkan dengan shio laninya. Amin ya Allah...


Maka dari itu tahun 2011 ini adalah tahun spesial bagi saya karena tahun ini memiliki banyak keuntungan terutama yang memiliki shio kelinci seperti saya. Terlepas dari itu semua jika memang menjadi doa yang baik buat saya pada tahun 2011 ini tentu harus di amini sebaliknya jika tidak maka kita tidak boleh mengamini. Yang baik-baik semoga benar begitu adanya di tahun 2011 ini.


Semoga yang memilki shio kelinci akan selalu ada dalam keberuntungan dalam berbagai hal, yang memiliki shio selain kelinci juga sama-sama memiliki keberuntungan, amin. Selamat Tahun baru 2011, suxes untuk ane and antum-antum semue, good luck, i like it.
Kamis, 30 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Bergantinya Kanvas Waktu


Tahun baru 2011 sudah didepan mata, kita sekarang siap menyambut tahun 2011 dan kita sudah berkemas meninggalkan tahun 2010. Walaupun pada 2010 kita sudah bersama-sama menyatat dalam sejarah bahwa kita pernah melalui berbagai macam warna kehidupan kini kita digiring oleh sang pencipta untuk segera pindah kemasa yang semoga lebih baik dari 2011. Sejuta harapan telah kita bentangkan untuk tahun 2011 dan kita harus melewati harapan yang kita bentangkan tersebut menjadi sebuah mimpi manis atau sebuah kenyataan dalam wujud nyata sesuai harapan kita dipenghujung tahun ini. Poinnya menjadi lebih baik lagi dari tahun 2010.

Kita telah mewarnai kehidupan kita diatas kanvas 2010, bagus atau tidak apa yang telah kita mewarnai itu tergantung diri kita. Jika kita mewarnai dengan rasa keyakinan baik dan benar-benar bermanfaat buat diri kita maka pasti kita akan memtiknya ditahun 2011, jika tidak mukin tuhan memberinya setelah kita tiba dikehidupan yang kedua nanti. Sebaliknya jika tahun 2010 kita hanya mewarnai hanya dengan tinta hitam tak berwarna maka kita pasti menyadari bahwa itu harus diperbaiki di tahun 2011 jika kita tidak merubahnya maka bersiaplah kita akan memetik buah kerugian yang amat sangat menyakitkan dikemudian.

Apa yang kita lakukan ditahun 2010 semoga menjadi batu loncatan di tahun 2011 agar kita lebih mejadi manusia super buat semua orang dan tuhan pasti akan tetap memberi kekuatan jika kita terus melakukan yang terbaik. Jangan menoleh lagi yakinkan diri kita bahwa ditahun 2011 adalah masa-masa terbaik untuk lebih baik dan lebih dari sekedar baik tetapi dampaknya harus benar-benar terasa minimal kita bisa meraih kedamaian dan kenyamanan di hati kita masing-masing dalam menjalani detik demi detik yang terus diputar oleh tuhan dan kita tidak boleh ketinggalan jika kita tidak ingin tersungkur.

Selamat Tahun Baru 2011
Rabu, 29 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Terima, Inilah Yang Terbaik


Akhirnya usai sudah penantian kita, berhari-hari media kita tak pernah henti meliput timnas Indonesia lolos final AFF 2010 dan harus takluk pada timnas Malaysia. Itulah bola yang bundar dan itulah permainan ada kalah ada menang. Walaupun timnas kita spesialis Runner Up tapi itu sebuah pencapaian yang cukup membuat kita bersatu padu dalam ruang timnas Indonesia.

Kita harus terima kekalahan ini, mukin tuhan belum bisa menyerahkan kemenangan piala AFF 2010 buat kita tetapi tuhan lebih percaya kepada Malaysia untuk jadi juara AFF 2010. Saya sendiri menjadi bingung sendiri dan banyak diam saat gawang Indonesia di jebol Malaysia dan itu pertanda bahwa Malaysia benar-benar disiapkan oleh tuhan menjadi juara.

Terima kekalahan dan jangan menyalahkan Firman Utina saat gagal mengeksekusi saat pinalti, biarkan saja kalau NURDIN TURUN jadi tranding topic di twitter.com. Kita sebagai rakyat kecil menyerahkan semuanya pada yang memiliki hak dan kewajiban membawa PSSI ke yang lebih baik. Biarlah kasus tragedi tiket di GBK, itu sudah terlanjur terjadi dan yang terpenting kedepan harus lebih baik lagi dari itu semua.

Firman Utina and The Friend sudah membuat suatu perubahan pada bangsa ini yaitu belajar menjadi penonton yang sportif dan tidak rusuh dan menjadi sedikit lebih dewasa penonton kita. Walaupun laser masih terlihat ya itu oknum yang tidak betanggung jawab dan kita bisa menyaksikan penonton kita tidak membawa mercon/ petasan, mari kita belajar dari kekalahan ini. Bismillahirrahmanirrahim, mari kita mulai berbenah diri dan sambut tahun baru 2011 dengan suka cita. Kalah menang itu biasa dalam permainan apalagi main bola, Indonesia Menang, Malaysia Juara, timnas Indonesia menundukkan Malaysia 2-1 di partai leg II final Piala AFF 2010. Tapi keunggulan agregat tetap bikin Malaysia keluar jadi juara AFF 2010. Mari  kita hargai perjuangan mereka, pertahankan Alfierd Riedl dan Garuda tetap didadaku....Lanjutukan!!!
Selasa, 28 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Malam Tahun Baru Di Kuburan

Tahun baru sudah beberapa hari lagi, mau ngapain dimalam tahun baru belum terencana. Namun yang pasti harus keluar rumah ya minimal liat sejuta hiburan yang disajikan oleh kota. Yang pasti berdesak-desakan di jalan dengan kendaraan yang macet berat. Belum lagi pengalihan sejumlah arus lalu lintas oleh polisi di malam tahun baru. Menambah keribetan yang teramat memilukan, itu sisi lain dari malam tahun baru.

Seperti tahun baru 2010 yang lalu saya harus bermacet ria di jalanan sampai jam 23.00 sampai pinggang sakit semua, selain itu terjebak disebuah ruas jalan yang di tutup oleh polisi agar kemacetan tidak bertambah parah maka pengalihan arus kendaraan harus dilakukan. Bagi sejumlah orang mukin tiada masalah namun bagi saya tentu masalah karena saya terjebak kemacetan tepat di depan sebuah kuburan tua yang menyeramkan.

Malam tahun baru 2010 di Pontianak

Bagi sebagian orang yang lewat dikala itu tiada masalah namun bagi saya itu masalah. Tentu masalah bayangkan malam tahun baru yang identik dengan kemeriahan dan kegembiraan saya harus merelakan waktu saya selama lima menit diam didepan kuburan tua, gelap dan menakutkan bersama ratusan orang yang lain karena terjebak macet.

Disekitar jalan dekat kuburan tersebut juga ada genangan air yang menjijikan dan bikin sebel karena malam tahun baru saya sedikit mengalami sabotase. Semoga saja tahun baru 2011 saya tidak lagi bertemu dengan peristiwa yang merusak kisah sejarah saya dalam menjalani tahun baru agar kesannya lebih bonavit jika diceritakan kepada orang lain. Tidak lucu bukan jika malam tahun baru harus nongkrong selama lima menit didekat kuburan yang jalannya tergenang air.
Senin, 27 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Optimis di Sisa Waktu 90 Menit


Sesi pemotretan, wawancara eksklusif, doa bersama, makan dengan pejabat, kangen-kangenan dengan pejabat dan sederet aktifitas disela latihan dan karantina yang ekstra ketat yang di jalani oleh timnas Indonesia setelah lolos final AFF 2010. Semua seolah ikut andil dalam kesuksesan timnas Indonesia. Tapi setelah timnas di libas oleh timnas Malaysia 3-0 semua teriak-teriak di jalanan, di media, di facebook dan di twitter sampai jadi tranding topic terutama soal laser yang mengganggu konsentrasi timnas saat di lapangan.

Skor 3-0 tentu sebuah pukulan telak bagi indonesia dan apakah nanti di GBK timanan Indonesia mampu mengalahkan timnas Malaysia. Semua tergantung kerjasama tim dan yang pasti jangan ada lagi pemotretan, wawancara ekslusif, makan dengan pejabat, kangen-kangenan dengan pejabat harus di tinggalkan agar timnas kita bisa fokus latihan menghadapi timnas Malaysia. Kalau doa bersama boleh saja asalkan jangan berlebihan biarlah masyarakat atau suporter saja yang mendoakan agar timnas Indonesia bisa menjadi juara piala AFF di GBK tanggal 29 Desember 2010.

Takabur itulah yang dialami oleh Indonesia saat timnas Indonesia melawan Malaysia, itu kata sejumlah media elektronik, tapi terlepas dari itu semua biarlah jangan hiraukan kata-kata takabur. Kita fokus dukung timnas Indonesia dengan doa agar waktu 90 menit bisa di manfaatkan untuk mejadi juara piala AFF 2010 di GBK pada 29 Desember 2010 nanti. Jadi jangan berputus asa dulu masih ada harapan dan semoga dewi fortuna mendarat di GBK. 

Garuda di dadaku, Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang..
Kobarkan semangatmu, Tunjukkan Sportivitasmumu
Ku yakin hari ini pasti menang
Minggu, 26 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Terkesan "Cinta Satu Malam" Harmoni


Bicara soal program musik di televisi swasta di negeri ini sudah banyak jumlahnya, mulai yang dilaksanakan disejumlah pusat perbelanjaan, studio tv hingga ke gedung  kelas mewah. Salah satunya adalah program Harmoni SCTV yang digelar di Gedung Sarbini Jakarta, acara tersebut resmi di tutup tadi malam tanggal 25 Desember 2010 dan akan dimulai lagi nanti pada bulan depan di tahun 2011.

Acara tersebut diiringi musik berkualitas oleh Andi Rianto dan Magenta Orchestra, selain itu acaran Harmoni diisi oleh penyanyi kelas atas negeri ini seperti KD, Ari Lasso, Afgan, Dewi Persik, Rizal Armada dan sederet artis lainnya.

Dan yang paling berkesan buat saya saat menyaksikan Harmoni SCTV,  25 Desember 2010 adalah saat Afgan menyanyikan lagu Cinta Satu Malam. Kita tahu lagu milik Melinda itu dangdut koplo ngebeat namun setelah di ramu alias diarasement ulang oleh Andi Rianto dan Magenta Orchestra lagu tersebut benar-benat milik Afgan yang ngepop banget dan menjadi sangat cocok dengan karakter vocal Afgan yang luar biasa.

Penampilan Ari Lasso, Rizal Armada, KD cukup bagus namun penampilan Afgan tidak bisa dilewatkan saat menyanyikan Cinta Satu Malam. Terkesan sebagai penonton karena SCTV memberikan suguhan Natal dan akhir tahun yang spektakuler. Nanti tahun 2011 jika Harmoni SCTV ada lagi sebagiknya ada menyempatkan diri untuk menonton acara tersebut. Jika anda penasaran dengan lagu tersebut, cukup mengunduh saja di Google dan bersiap untuk memanjakan telingan anda dengan iringan piano Andi Rianto dan Magenta Orchestra.
Sabtu, 25 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Rintihan Sang Pujangga, Katannya Sih Gitu


Dulu sewaktu saya SMA saya merasa hidup saya tidak ada artinya, itu dulu tapi saya sekarang berbeda kini saya lebih percaya diri dan yakin bahwa hidup saya hari ini dan untuk esok seterusnya akan lebih baik. Memang hidup itu akan berubah jika kita sendiri mau barubah. Sedikit saya akan berbagi pada kalian semua tentang bagaimana tertekannya saya sewaktu SMA, walaupun masa SMA saya dulu sangat penuh dengan warna kebahagiaan namun setelah pulang dari sekolah saya tidak bisa membohongi diri sendiri bahwa saya pernah merasakan sulitnya hidup ini. Saya buktikan lewat tulisan yang judulnya "Rintihan Sang Pujangga" gila judulnya ABG banget kan? Ini tulisan saya buat pada hari sabtu tanggal 03 april 2004 waktu itu saya masih kelas 2 SMA di Jawa Timur. Ini dia kita baca sama-sama

"Rintihan Sang Pujangga"
Hatiku sellau bertanya-tanya mengapa hidupku begini.
Aku tidak pernah merasakan kebahagiaan, hatiku menangis.
Mengapa aku tak seperti orang yang gidup dibawah atap kebahagiaan, mengapa aku hidup dalam kehampaan.

Kutanya pada angin, laut, bulan, matahari, mengapa aku tak bisa seperti orang-orang yang diberi kebahagiaan.
Hatiku menangis, menjerit di antara kebisuan.
Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan, orang-orang selalu memojokkan aku.

Mengapa.... Mengapa semua ini terjadi pada diriku. Apakah tuhan sudah menakdirkan kalau aku gidup didunia begini....

Sumpah saya malu sendiri ha..ha...ha... mau melanjutkan keluhan saya itu, maklumlah saudara-saudara sekalian karena itu masa lalu yang memang harus saya buang dan sekarang saya sudah bahagia dengan keadaan sekarang. Sebenarnya masih ada empat paragraf lagi namun biarlah jangan dilanjutkan jadi saya ngerasa tidak enak sendiri. Ya iya  lah nggak enak secara saya sekarang udah nggak kaya gitu lagi. Namanya juga ABG waktu itu jadi sok-sok jadi pujanggalah, sok romantislah, pengen ini itu tapi nggak bisa. Kalau sekarang mah sudah beda jauh. Saya rasa kalian dulu pernah mengalami ketiakpuasan  seperti saya dalam segala hal dan pernah menuangkan dalam tulisan yang kalau di ingat sekarang kesannya gimana gitu. Dibilang lucu nggak lucu.... Tak taulah apa istilahnya kalau ingat masa SMA dulu