Dukungan Penuh Buai Ibu Siami "Jujur"
Award Dari Mbak Reni -The Others
Selama lima hari saya meninggalkan dunia internet, tidak bertamu ke Facebook, tidak bertamu ke Twitter dan tidak bertamu ke Blogger. Kesibukan yang mendera memaksa saya meninggalkan dunia maya ini selama lima hari. Sebuah waktu yang cukup lama dan tentu mengurangi porsi postingan saya di Blogger.
Selama dua bulan terakhir postingan saya di Blog merosok, setiap bulannya selalu turun jumlah tulisan yang saya posting. Namun itu tidak cukup membuat saya berpatah arang kayu, karena saya tidak mungkin meninggalkan dunia Blog karena sudah menjadi hobi bagi kehidupan saya.
Saat saya meninggalkan dunia maya selama lima hari tiba-tiba saya kembali mendapat dukungan besar dari sahabat saya yaitu Mbak reni pemilik
The Others yang dengan kejujurannya mempersembahkan sebuah award bertajuk Setetes Embun. Ucapan terima kasih karena dengan jujur mempersembahkan buat saya sebagai motivasi diri saya untuk terus melakukan yang terbaik dan jujur.
Bicara soal jujur maka saya akan memberi apresiasi tinggi dan kata hebat pada wonderwoman dari Surabaya yaitu ibu Siami yang dengan beraninya membuka kebobrokan sebiah lembaga pendidikan akibat sistem pendidikan yang salah. Sikap ibu Siami yang berani membongkar contek masal di SDN Gadel II Surabaya, Jawa Timur.
Karena kejujurannya tersebut dia mendapat dukungan banyak pihak terutama dari pengawas pendidikan dan media dan langsung diterbangkan oleh Metrotv ke Jakarta untuk wawancara eksklusif karena telah berani mengungkap sistem nyontek masal di SD tempat anaknya Al bersekolah.Walaupun ibu Siami mendapat protes dari warga dan tetangganya di Surabaya namun tidak menyurutkan semangatnya untuk memperjuangkan nilai kejujuran yang saat ini miskin dimiliki masyarakat kebanyakan.
Apa yang dilakukan oleh ibu Siami adalah sebuah tindakan yang patutu di puji bukan lantas di usir oleh warga. Ibu Siami memang di usir oleh para tetangganya karena di anggap jujur. Aneh, jujur kok malah di usir. Salah siapa? salah gue, salah temen-temen gue salah guru-guru gue. Pusing bicara jujur di republik ini karena mendapat contoh uuntuk berbohong dari para pejabat yang korup.
Intinya saya mendapat inspirasi hebat dari ibu bernama Siami dari Surabaya dan terima kasih Awardnya dari mbak Reni.