Kamis, 09 Juni 2011 | By: Rahman Raden

Stop Bahas Pak Harto







Kini media kita diributkan masalah buku The Untold Stories yang berceritakan kisah pak Harto selama jadi presiden RI. Maka tak ayal kontrovesi Seoharto kembali mencuat.

11 komentar:

John Terro mengatakan...

setuju banget

I-one mengatakan...

wah,setuju..Allah lah yang pantas mengadili...

Hariyanti Sukma mengatakan...

jgn pernah kita melupakan kebaikan2 org lain, walaupun dia pernah berbuat salah ... krn manusia itu bukan makhluk yg sempurna

Gaphe mengatakan...

kasihan pak harto, udah meninggal masih jadi bahan omongan..

daripada urusin urusan orang lain.. mending blogwalking ajaaah

catatan kecilku mengatakan...

sudah waktunya kita menatap ke depan untuk memperbaiki diri.. aku setuju tak ada gunanya kita terus menerus menghujat orang lain, karena tak akan membuat diri kita menjadi lebih baik.

the others... mengatakan...

tapi... aku penasaran pengen tahu isi bukunya.. sepertinya menarik utk diketahui deh.

Claude C Kenni mengatakan...

Nasib Pa Harto ga beda jauh ma MJ, seudah mati, masih banyak kontroversi dan digunjingkan orang

Sudahlah, he's gone already, mau ngomong ampe berbusa juga percuma. Mending blogwalking, seperti kata bang Gaphe, setuju banget, hehehe

joe mengatakan...

bagaimanapun dia adalah manusia yang punya sisi baik dan buruk

Rahman Raden mengatakan...

All: setuju banget.... thank ya ud singgah

the others... mengatakan...

Hai... ada award utkmu... ambilnya di sini : http://another-reni.blogspot.com/2011/06/award-setetes-embun.html

Dwi Wahyudi mengatakan...

Saya setuju dengan Anda, kenapa kita harus memvonis seseorang yang dulu pernah membuat negara Indonesia berjaya dengan program REPELITA nya. Tidak seperti sekarang yang bermodalkan kedok REFORMASI namun tidak memiliki arah dan tujuan yang jelas. Bukan malah mensejahterakan rakyat malah menggerogoti hak para rakyat. Kondisi mana yang lebih baik, apakah waktu orde baru atau orde reformasi???

Posting Komentar