Selasa, 28 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Malam Tahun Baru Di Kuburan

Tahun baru sudah beberapa hari lagi, mau ngapain dimalam tahun baru belum terencana. Namun yang pasti harus keluar rumah ya minimal liat sejuta hiburan yang disajikan oleh kota. Yang pasti berdesak-desakan di jalan dengan kendaraan yang macet berat. Belum lagi pengalihan sejumlah arus lalu lintas oleh polisi di malam tahun baru. Menambah keribetan yang teramat memilukan, itu sisi lain dari malam tahun baru.

Seperti tahun baru 2010 yang lalu saya harus bermacet ria di jalanan sampai jam 23.00 sampai pinggang sakit semua, selain itu terjebak disebuah ruas jalan yang di tutup oleh polisi agar kemacetan tidak bertambah parah maka pengalihan arus kendaraan harus dilakukan. Bagi sejumlah orang mukin tiada masalah namun bagi saya tentu masalah karena saya terjebak kemacetan tepat di depan sebuah kuburan tua yang menyeramkan.

Malam tahun baru 2010 di Pontianak

Bagi sebagian orang yang lewat dikala itu tiada masalah namun bagi saya itu masalah. Tentu masalah bayangkan malam tahun baru yang identik dengan kemeriahan dan kegembiraan saya harus merelakan waktu saya selama lima menit diam didepan kuburan tua, gelap dan menakutkan bersama ratusan orang yang lain karena terjebak macet.

Disekitar jalan dekat kuburan tersebut juga ada genangan air yang menjijikan dan bikin sebel karena malam tahun baru saya sedikit mengalami sabotase. Semoga saja tahun baru 2011 saya tidak lagi bertemu dengan peristiwa yang merusak kisah sejarah saya dalam menjalani tahun baru agar kesannya lebih bonavit jika diceritakan kepada orang lain. Tidak lucu bukan jika malam tahun baru harus nongkrong selama lima menit didekat kuburan yang jalannya tergenang air.

1 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

ih serem amat masa di kuburan..

Posting Komentar