Minggu, 05 Desember 2010 | By: Rahman Raden

Sahabat Untuk Kemajuan


Banyak memiliki teman adalah bagian dari sejuta impian banyak orang, jika dulu kita merasa sendirian maka kita seolah memberontak karena kesendirian itu. Jika mimpi memiliki teman yang segudang sedikit-sedikit mulai terwujud maka kita harus mensyukurinya. Banyak teman banyak rejeki, yang di maksud rejeki di sini adalah tambahnya pengetahuan kita. Kita boleh saja berteman dengan siapa saja asalkan kita mampu mengimbangi alias kita menjadi diri sendiri tanpa menjadi orang lain kata lain teman tersebut tidak membawa kita jatuh dalam kubangan air sehingga kita tenggelam. Jika teman kita berbobot untuk pengembangan pribadi kita maka tak dapat dipungkiri kita seolah kembali kembali kebangku sekolah, kita akan menemukan pengetahuan dari diskusi kecil yang kita lakukan saat kita kumpul ngobrol bersama dengan secagkir kopi atau teh hangat.

Teman yang yang baik adalah teman yang mampu membuat perubahan dalam pola pikir dan pengembangan pengetahuan umum kita dari hasil berteman itu. Kita tidak boleh memilih-milih teman asalkan kita mampu membawa diri, misalnya teman kita berperilaku aneh jangan lantas kita tinggalkan, kalau bisa kita tetap berteman dengan dia asalkan kita tidak ikut-ikutan aneh syukur jika kita bisa mengubah sifat aneh tersebut. Aneh yang di maksud adalah perilaku negatif yang sifatnya luas, pahamlah kalian kan maksud saya?

Berteman adalah perilaku atau tindakan sosial yang saling membutuhkan karena dasar manusia ini adalah mahluk sosial yang membutuhkan sahabat untuk berbagi, bercerita dan sebagainya. Sangat beruntung jika kita menjadi lebih baik dalam meniti tiap detik kehidupan karena kita berteman dengan orang yang bener atau genah.

Dari tidak tahu kita menjadi tahu karena kita berteman, sedikit mengutip perkataan teman saya "kalau nggak tahu nanya, orang bilang kita bodoh biarin yang penting kita tau" benar memang jika kita ada dalam masalah kita pasti membutuhkan teman untuk berdiskusi untuk memecahkan suatu masalah atau misal ada yang kita tidak tau maka disarankan kita untuk bertanya tanpa rasa malu.

Konteks ini diluar area keluarga, keluarga adalah bagian penting dari kehidupan kita dan teman juga penting untuk kehidupan kita. Jika salah satunya tidak ada maka kehidupan kita pincang, tidak seimbang. pada paragraf diatas sudah dijelaskna kalau manusia adalah mahluk sosial. Ini hanya bicara soal teman atau sahabat saja. Maka beruntunglah orang yang memiliki banyak teman yang baik dan membuat kita lebih paham lagi tentang real kehidupan dari seorang teman yang baik sehingga menambah kemajuan kita dalam pola pikir dan pengetahuan umum dan menganai arti kehidupan kita kedepan.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

teman yg baik selalu ada di saat kita sedih dan lagi..bokek. hehhee

Posting Komentar