Kamis, 03 Maret 2011 | By: Rahman Raden

Kapal Tenggelam Hingga SMS Penculikan

KM Rahmatia Sentosa belum berhasil di evakuasi

Pada tau nggak? di Kalbar masalah satu belum selesai eh muncul masalah baru yang bikin warga mekin resah terutama para ortu yang parno sampe lebay gitu.

Bayangin aja akibat KM Rahmatia Sentosa tenggelam di muara Sungai Kapuas pada Kamis 10 Februari dini hari, hingga saat ini kapal bermuatan semen 14 ribu sak itu belum juga berhasil di evakuasi padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah. Maka kapal-kapal yang menuju Pelabuhan Dwikora Pontianak terhambat masuk, suplai BBM juga ikut tersendat bersama kebutuhan pokok lain. Jadi pemandangan antri di SPBU di Kalimantan Barat sudah berlangsung 20 hari sejak kapal tenggelam. Pelabuhan Dwikora Pontianak adalah urat nadi perekomomian Kalimantan Barat untuk jalur laut. Selengkapny Klik Disini

Itu masalah kapal tenggelam yang berdampak pada perekonomian Kalbar, kini muncul isu-isu melalui pesan singkat yaitu Psikopat bertebaran seantero Kalbar. Sms itu mengatasnamakan Kapolres Kab Sambas yang meminta warga waspada karena penculik dengan misi membunuh dan megambil organ tubuh korban oleh penculik itu dan tentu saja membuat masyarakat resah terutama orang tua. Selengkapnya Klik Disini

Kapolres Sambas membatah telah mengirim sms tersebut, menurutnya semua itu tidak benar dan mengharap semua warga Kalbar tetap tenang. Pusing mikirin BBM eh malah muncul Sms dengan tema Psikopat. Ampun de ah....!!! Menurutku orang bego aja yang percaya ma gituan. So tetap pada kehidupan normal ajalah.

5 komentar:

Gaphe mengatakan...

itu bukannya menentramkan malah bikin rusuh aja kalo sampe ada berita2 menyesatka begtuan

Masbro mengatakan...

yang psikopat itu ya yang kirim sms meresahkan.. Hmm, semoga keadaan di sana kembali aman dan kembali baik baik saja, Amin..

Hariyanti Sukma mengatakan...

duh itu org kurang kerjaan ya ....
itu org kelompok org yg SMS ( Senang Melihat org Susah)

Darwis Alwan El-Habsyi mengatakan...

alllamaaak, benar tu man, !

Rahman Raden mengatakan...

All: menurtku itu pengalihan isu agar pikiran masa terbelah pa lagi BBM mahal....
daewis: benerlah masa q boong

Posting Komentar