Jumat, 15 April 2011 | By: Rahman Raden

Bom Cirebon:Tidak Belajar Rukun Islam & Rukun Iman

Sibodoh (Teroris) Melakukan Aksi Bom Bunuh Diri Di Masjid Polresta Cirebon

Saat semua mata tertuju pada Briptu Norman Kamaru yang berada di puncak popularitas, tiba-tiba dari kota Cirebon telah terjadi peristiwa yang kembali merusak nama Indonesia terutama di dunia International. Indonesia sebagai negara tidak aman sepertinya terus melekat.

Tadi siang terjadi BOM Bunuh Diri meledak di komplek masjid Polresta Cirebon, Bom Bunuh Diri tersebut diledakan saat jemaah masjid akan melaksanakan sholat Jumat setelah ikomah di kumandangkan. Saya heran Bom belakangan terjadi sepertinya jauh dari teror berbau Barat, karena objeknya saat ini adalah jamaah di Masjid kepolisian.

Saya tidak mau panjang lebar, saya mengambil kesimpulan bahwa pelaku Bom Bunuh Diri tersebut 99,9% rukun islam dan rukun imannya tidak sempurna diamalkan dan dipelajari secara sempurna oleh pelaku. Bukan berarti secara pribadi kita sudah benar mengamalkan rukun islam dan rukun iman melainkan pelaku tidak belajar secara mendalam tentang islam. Allah Swt mewahyukan Alquran kepada Nabi Muhammad Saw tidak mengajarkan tentang teror apalgo Bom bunuh diri.

Sepertinya para teroris harus belajar lebih dalam lagi tentang islam, terutama rukun islam dan rukun iman agar tidak menjadi teroris.

3 komentar:

Darwis Alwan El-Habsyi mengatakan...

teroris harus di basmi!

Gaphe mengatakan...

Astaghfirullah,.. itu keimanan dan keislamannya patut dipertanyakan deh.. mungkin ada paham yang menyesatkan yang membuat pelaku seperti itu

Rahman Raden mengatakan...

betu banget, paham menyesatkan

Posting Komentar