Selasa, 12 April 2011 | By: Rahman Raden

Mandiri Dari Pesantren (Bag-1)


Selama saya menempuh pendidikan dasar hingga perguruan tinggi saya banyak mengalami perubahan-perubahan mulai dari yang sangat biasa hingga pola pikir yang berubah dan memiliki pengalaman serta terus berkembang hingga saat ini. Saat ini saya terus berusaha menjaga itu dengan segala sesuaatu sehingga saya bisa menjaga agar apa yang saya miliki tidak pupus.

Setelah hampir satu tahun terjun ke dunia blog ternyata dunia ini seperti dunia pendidikan karena dunia ini terus memaksa saya untuk belajar dan belajar. Dari hasil pembelajaran tersebut saya bisa berbagi walaupun sedikit tapi paling tidak saya bisa membuat orang tersenyum dan syukur jika mereka tertawa.

Jauh dari itu ada kisah menarik bahwa saya mengambil resiko untuk mewujudkan cita-cita saya yaitu menjadi siswa perantau ke negeri seberang. Iya, setelah saya lulus dari bangku SMP saya mengambil keputusan yang sudah di diskusikan dengan keluarga yaitu berangkat ke Jawa Timur untuk pergi belajar ke Pondok Pesantren di kabupaten Situbondo. Pesantren saya tersebut ada di Situbondo paling timur berbatasan dengan Banyuwangi. Pesantren tersebut adalah pilihan terbaik saya dan saya tidak salah pilih karena Pesantren tersebut memiliki kurikulum dan ekstrakulikuler yang cukup memadai seperti sekolah favorit di luar pesantren dan itu cukup membuat saya mengambil kesempatan baik itu

Dari sanalah karakter saya terbentuk menjadi siswa hinga lanjut ke Perguruan Tinggi, berbagai pengalaman yang bersifat mandiri hingga tentang pengembangan wawasan dan kepribadian  saya pelajari dari lingkungan. Dari Pontianak saya berusaha menjadi mandiri dalam sebuah lembaga yang menjadi tempat berkumpulnya berbagai santri dari sejumlah Provinsi di Indonesia, seperti Papua, NTB, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Sumatera dan Kalimantan. bersambung

3 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

memang dg merantau membuat kita jadi mandiri

Gaphe mengatakan...

iya bener, tapi kamu beruntung.. usia muda udah bisa merantau sendiri.. lah kalo saya dari kecil sampe gede tinggal sama ortu, baru pas dapet kerjaan yang menharuskan pindah jadi ngerasainn gimana enaknya merantau.. bener-bener kudu mandiri sih

Rahman Raden mengatakan...

Cerpenis: pastinya
Gaphe: merantau kapan aja bisa yg penting mandiri itu hrus dr sbelum2ny

Posting Komentar